Upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2019

Dianjurkan menggunakan browser Mozzila Firefox untuk tampilan jadwal sidang terbaik

Upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2019

15 Des

Sukoharjo, 11 November 2019. Berdasarkan surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor:1561/SEK/HM.01.2/11/2019 perihal Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019, yang menginstruksikan kepada seluruh Pengadilan untuk menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 Pengadilan Negeri Sukoharjo mengadakan Upacara Memperingati Hari Pahlawan. Upacara diselenggarakan di lapangan Pengadilan Negeri Sukoharjo pukul 08.00 WIB dengan Ibu Udjianti, S.H., M.H. selaku pembina upacara. Upcara dimulai dengan penghormatan kepada pembina upacara dilanjutkan pengibaran bendera merah putih oleh petugas diiringi oleh Lagu Indonesia Raya.

 

4.PNG

 

Dalam upacara peringatan Hari Pahlawan 2019 dibacakan sambutan dari Menteri Sosial, Bapak Juliari P Batubara yang mengingatkan kita akan perjuangan pahlawan dalam meraih dan memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengingat begitu sulit perjuangan para pahlawan Bapak Juliari P Batubara mendorong pemuda dan pemudi untuk menjadi pahlawan masa kini dengan cara terus berinovasi, memperkuat keutuhan NKRI, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan provokasi yang menggangu ketertiban masyarakat, tidak melakukan perbuatan anarkis, dan tidak merugikan orang lain. Sehingga kita tidak hanya menganggap peringatan Hari Pahlawan hanya seremonial saja, tetapi terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia dan menjadi Pahlawan masa kini yang membanggakan negeri. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh petugas.

 

2.PNG

 

6.PNG

 

Dalam upacara kali ini juga dibacakan kata - kata mutiara para pahlawan, diantaranya “Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan mengharapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi.” yang disampaikan oleh Moh. Hatta sebagai salah satu founding fathers Negara Kesatuan Negara Indonesia dan “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata “Aku tidak dapat!” melenyapkan rasa berani. Kalimat “Aku mau!” membuat kita mudah mendaki puncak gunung” yang disampaikan oleh Raden Ajeng Kartini. Upacara peringatan Hari Pahlawan ditutup dengan pembacaan doa oleh petugas.

 

5.PNG